Berita Update dan Terkini

Kamis, 11 April 2019

Tips untuk Memulai Bisnis Usaha Kuliner



Setelah lulus kuliah, biasa nya Anda memikirkan langkah apa yang selanjutnya akan dilakukan. Sebagian ada yang memilih untuk lanjut bekerja di kantoran, ada yang melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi, ada juga yang memilih untuk berbisnis. Berbisnis kini banyak diminati khususnya oleh kalangan muda. Seperti kita lihat sekarang ini, banyak anak muda yang memulai bisnis mereka secara online yang tentu sangat mudah dilakukan karena tidak memerlukan modal usaha yang besar.

Bisnis yang dilakukan secara online tidak memerlukan biaya yang cukup banyak, karena Anda cukup memposting barang-barang yang akan Anda jual dan mempromosikannya di media sosial. Selain itu, kini ada system dropship dimana para pelaku bisnis tidak perlu mengeluarkan modal usaha sedikit pun. Penjual cukup mengambil beberapa foto barang dari supplier dan menentukan harga sendiri. Supplier akan mengirimkan barang kealamat sipembeli atas nama sipenjual tadi.

Bisnis kuliner menjadi bisnis yang paling banyak digeluti saat ini. Bagaimana tidak, usaha kuliner kini menjamur di beberapa wilayah Indonesia, seperti café, restoran, warung tegal, atau kedai-kedai. Bisnis kuliner umum nya tidak memerlukan modal usaha yang banyak, namunmemilikikeuntungan yang relative besar. Masyarakat membutuhkan makanan setiap harinya sehingga bisnis ini cukup member peluang untuk terus berkembang.

Seperti yang dapat Anda lihat sekarang ini, bisnis kuliner begitu berkembang dengan beberapa inovasi yang baru. Kreatifitas dapat membantu bisnis yang Anda kembangkan memiliki nilai lebih dibandingkan bisnis yang lainnya. Seperti contoh, café yang didesain khusus untuk anak muda yang difasilitasi dengan spot selfie yang cantik, koneksi WiFi yang memadai, dan fasilitas lainnya untuk mengerjakan tugas-tugas sekolah maupun kampus.

Dengan adanya beberapa inovasi dan keatifitas yang diciptakan tersebut, kabar tidak menjadi angin segar bagi Anda yang ingin memulai bisnis kuliner. Pasalnya, banyaknya persaingan dengan para competitor bisnis kuliner sering kali membuat Anda ragu untuk memulainya, apalagi jika Anda baru menjajaki dunia bisnis.

Namun, tidak ada yang tidak mungkin jika kita berusaha keras dan pantang menyerah. Maka dari itu, simak beberapa tips bagi Anda yang ingin memulai bisnis kuliner.

1. Mengetahui segmen pasar
Sebelum memulai bisnis, penting bagi Anda untuk mengetahui segmen pasar. Segmentasi pasar itu sendiri adalah pembagian suatu pasar menjadi beberapa kelompok berdasarkan kebutuhan, karakteristik, dan perilaku yang berbeda dari pembeli. Sehingga, penting bagi Anda untuk menentukan sasaran segmen pasar untuk bisnis Anda.

Sebagai contoh, Anda akan membulai bisnis mie bakso. Anda perlu memikirkan bagaimana agar bisnis mie bakso ini dapat dikenal oleh pasar dan diketahui perbedaannya dengan mie bakso lain yang dijual di pasaran.

2. Melakukan inovasi
Ketika Anda akan melakukan bisnis, tentu harus ada nilai jual yang menjadi pembeda dari bisnis lainnya. Melakukan inovasi merupakan salah satu langkah penting dalam mengembangkan suatu usaha. Misalnya, kita akan membuat bisnis kuliner mie bakso. Jika kita melihat di pasaran, mie bakso umumnya bakso dicampur dengan mie dan kuah kaldu ayam.

Anda dapat melakukan inovasi untuk bisnis Anda, misalnya dengan membuat aneka variasi kuah seperti tomyam, suki, seafood, dan juga bakso isi seperti bakso isi keju, ayam, telur, udang, daging cincang, sayur, dan lain-lain.

3. Memilih sarana penjualan
Pelayanan menjadi factor penting dalam membuka bisnis kuliner. Sebelum maraknya era digital, dulu tempat/toko-toko kuliner dapat dengan mudah dilalui oleh calon konsumen, sehingga para penjual sibuk memikirkan lokasi bisnis yang strategis. Namun sekarang, bisnis dapat dijalan kan secara online sehingga lokasi pun kini tidak terlalu dipermasalahkan.

Jika Anda lebih memilih untuk berjualan dengan memiliki toko/tempat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti memastikan bahwa lokasi Anda terdaftar di google business, mudah diakses, juga memiliki tempat parkir yang memadai.

4. Membangun relasi dengan pelanggan
Bisnis tidak akan mengalami kemajuan jika tidak ada peranan dari pelanggan. Pelanggan sangat diperlukan untuk membangun hubungan yang baik secara dua arah. Agar hubungan tersebut dapat terjalin dengan baik, maka ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam membangun relasi dengan pelanggan, seperti:

  • Hubungan transactional yang mana sering kita jumpai pada restoran fast food, seperti Wendy’s, dimana pelanggan memesan makanan lalu membayarnya secara langsung.

  • Hubungan Self Service seperti yang sering Anda lihat di beberapa warung nasi, dimana pelanggan mengambil sendiri makanannya, lalu ditunjukkan kekasir untuk mengetahui harganya, lalu melakukan pembayaran setelah selesai makan.

  • Automated service merupakan pelayanan yang sering kita jumpai di beberapa minimarket. Kita mengambil sendiri keperluan yang kita butuhkan, lalu membayarnya di kasir.

  • Communities merupakan salah satu pelayanan yang mana Anda akan disuguhkan dengan tempat yang cozy dan dapat melakukan berbagai aktifitas, seperti Giggle Box.

5. Perizinan
Setelah semuanya dipersiapkan, maka jangan lupa untuk mengajukan perizinan bisnis usaha Anda. Hal ini dimaksud kan agar bisnisAndatercatatsebagaibisnis yang legal khususnya di Indonesia.

Demikian lah beberapa tips untuk memulai usaha bisnis kuliner. Apabila Anda membutuhkan modal usaha untuk bisnis kuliner ini, Anda bisa melihat penawaran terbaik melalui situs ini https://www.cekaja.com/small-business-banking.



1 komentar: