Rabu, 19 Desember 2018

Meski Tanpa Qualcomm Apple Ingin Tetap Produksi iPhone 5G


Deretan vendor teknologi dan smartphone sudah berbondong-bondong untuk memproduksi gadget 5G di tahun ini. Mulai dari Samsung, LG, HTC, OnePlus, Xiaomi, dan masih banyak lainnya. Tak ingin kalah, Apple juga ingin iPhone juga berkoneksi 5G.

Masalah nya, Apple sedang tidak memiliki hubungan baik dengan Qualcomm, raksasa modem dunia yang kini sedang gencar implementasi modem 5G di banyak vendor. Rencana nya bahkan ada lebih dari 30 perangkat 5G di tahun 2019 dan itu semua dari Qualcomm.

Mau tak mau, Apple kini di laporkan sedang mempertimbangkan untuk memakai modem besutan Samsung atau MediaTek. Hal ini berdasar kan laporan dari Reuters yang mengutip petinggi Apple di bidang pasokan hardware yakni Tony Blevins.

Apple sendiri sekarang secara eksklusif menggunakan chip dari Intel, setelah dari 2011 hingga 2016, Apple bekerja sama dengan Qualcomm.

Perseteruan Apple bermula ketika awalnya Qualcomm dituduh Apple mengenakan biaya produksi modem base band pada Apple paling tidak 5 kali lebih mahal ketimbang perusahaan seluler lain, dengan memanfaat kan posisi perusahaan mereka yang unggul dalam produksi modem. Sebaliknya Qualcomm menuntut royaltiatas berbagai teknologi Apple yang diklaim Qualcomm ambil bagian, seperti Touch ID, layar, dankamera.

Sampai saat ini, kedua raksasa teknologi tersebut masih berurusan di meja hijau. Sementara itu, beberapa produk tertentu Apple terkena larangan di berbagai negara atas dasar pelanggaran paten dari Qualcomm. Hal initerjadi di China serta Jerman.

Beberapa provider di AS sendiri sudah akan merilis layanan 5G dengan menggandeng vendor-vendor smartphone Android. Jadi Apple dalam hal ini masih selangkah di belakang.

Sebenarnya sudah tersebar rumor bahwa Apple ingin merancang sendiri chip modem 5G mereka untuk iPhone keluaran 2020. Namun fakta nya justru Apple meneken kontrak bersama Intel untuk tahun 2020 mendatang.

Kendala terbesar Apple menurut Blevins ada dua hal: Pertama, memasok suku cadang dari Samsung dengan jumlah yang terlalu banyak merupakan situasi yang kurang ideal, mengingat Samsung adalah rival utam amereka.

Kedua, MediaTek adalah pembuat prosesor yang lebih banyak mengakomodir gadget menengah kebawah, sementara Apple ingin kualitas nya papan atas sehingga MediaTek dilihat kurang berpengalaman.

Tidak akan ada 5G untuk iPhone? Kita lihatsaja.

0 komentar:

Posting Komentar